Wonogiri – MTs Negeri
1 Wonogiri terus memperkuat langkah transformasinya menuju satuan kerja
berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Sebagai bentuk keseriusan,
madrasah tersebut menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev)
pembangunan Zona Integritas (ZI) yang dilaksanakan pada Rabu, (10 November 2025
), bertempat di ruang pertemuan utama madrasah.
Kegiatan Monev ini
melibatkan seluruh ketua dan anggota kelompok kerja (pokja) yang tergabung
dalam Tim ZI MTs N 1 Wonogiri. Agenda dimaksudkan untuk memastikan bahwa setiap
pokja memahami indikator yang harus dipenuhi serta mampu menyajikan eviden yang
akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam sambutannya,
Kepala MTs N 1 Wonogiri menegaskan bahwa Monev bukan sekadar proses penilaian,
melainkan langkah strategis untuk mengukur kesiapan madrasah dalam membangun
budaya kerja yang bersih, melayani, dan berintegritas. “Zona Integritas bukan hanya
slogan. Ini adalah komitmen bahwa setiap unsur madrasah harus bekerja secara
profesional, transparan, dan akuntabel. Monev ini memastikan bahwa perjalanan
menuju WBK dilakukan sesuai arah yang benar,” ujarnya.
Selama pelaksanaan
Monev, masing-masing pokja memaparkan progres capaian, hambatan yang dihadapi,
serta rencana tindak lanjut. Beberapa aspek penting yang menjadi sorotan antara
lain pemutakhiran dokumen layanan, konsistensi implementasi SOP, peningkatan
kualitas pelayanan berbasis teknologi, serta pembuktian bahwa
perubahan-perubahan yang dilakukan memberikan manfaat nyata bagi warga madrasah
dan masyarakat.
Ketua Tim ZI
menyampaikan bahwa Monev kali ini menjadi pijakan penting dalam menyelesaikan
gap atau kekurangan eviden sebelum memasuki tahap verifikasi eksternal. Ia juga
menekankan bahwa seluruh pokja harus bekerja lebih proaktif dalam menyiapkan
dokumen, publikasi kegiatan, hingga inovasi pelayanan publik.
Dengan pelaksanaan
Monev secara berkala, MTs N 1 Wonogiri menunjukkan kesiapannya menghadapi
proses penilaian ZI WBK pada tahun 2025. Madrasah berharap upaya ini tidak
hanya menghasilkan pengakuan formal, tetapi juga membentuk perilaku kerja baru
yang menjunjung tinggi integritas dan kualitas layanan pendidikan.
Pihak madrasah
optimistis, melalui konsistensi, kolaborasi, dan budaya kerja yang semakin
baik, predikat WBK bukan sekadar target administratif, melainkan wujud nyata
perubahan yang membawa manfaat luas bagi seluruh warga MTs N 1 Wonogiri dan
masyarakat.