Paparkan Eviden, Pokja Penguatan Pengawasan ZI WBK MTsN 1 Wonogiri Siap Tindak Lanjuti Aduan


Paparkan Eviden, Pokja Penguatan Pengawasan ZI WBK MTsN 1 Wonogiri Siap Tindak Lanjuti Aduan

Wonogiri – MTs Negeri 1 Wonogiri terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Salah satu langkah konkret dilakukan melalui pemaparan eviden oleh Pokja Penguatan Pengawasan dalam rapat koordinasi yang digelar pada Selasa (11 November 2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan sistem pengawasan di madrasah berjalan optimal, responsif, dan berintegritas.

Dalam pemaparannya, Pokja Penguatan Pengawasan menyajikan sejumlah dokumen serta rekam jejak kegiatan yang menunjukkan implementasi fungsi pengawasan secara sistematis. Eviden tersebut mencakup mekanisme pelaporan, tindak lanjut aduan masyarakat, pencegahan benturan kepentingan, hingga upaya pengendalian gratifikasi.

Ketua pokja menegaskan bahwa keberadaan sarana pengaduan bukan hanya formalitas, melainkan kanal penting yang menjamin hak publik untuk menyampaikan keluhan, kritik, maupun aspirasi terhadap layanan madrasah. “Kami memastikan setiap aduan yang masuk tidak berhenti sebagai catatan. Semua akan ditindaklanjuti sesuai prosedur, diverifikasi, dan diberikan solusi yang tepat. Pengawasan adalah wujud nyata integritas madrasah,” ujarnya.

Beberapa eviden yang dipaparkan antara lain:

  • Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan aduan
  • Dokumentasi tindak lanjut pengaduan dan hasil penyelesaiannya
  • Media informasi kanal pengaduan, baik luring maupun daring
  • Peta risiko dan mitigasi potensi penyimpangan
  • Bukti kampanye anti gratifikasi dan edukasi integritas

Kepala MTsN 1 Wonogiri mengapresiasi kerja pokja yang dinilai semakin matang dalam membangun sistem pengawasan. Ia menekankan bahwa penguatan pengawasan merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian WBK, sehingga harus dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. “Pengawasan yang baik melahirkan kepercayaan publik. Kita bukan hanya ingin dinilai memenuhi indikator, tetapi benar-benar membangun tata kelola yang bersih dan transparan,” tambahnya.

Rapat ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi tindak lanjut, seperti peningkatan publikasi kanal pengaduan, penegasan mekanisme pelaporan benturan kepentingan, serta peningkatan partisipasi warga madrasah dalam mengawasi jalannya pelayanan.

Dengan langkah ini, Pokja Penguatan Pengawasan optimistis dapat memperkuat budaya antikorupsi dan memastikan setiap proses pelayanan publik di MTsN 1 Wonogiri berjalan sesuai norma hukum dan etika. Madrasah berharap komitmen ini menjadi bukti bahwa perubahan yang sedang diupayakan bukan hanya narasi, tetapi sistem nyata yang melindungi integritas lembaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.