Wonogiri – Komitmen MTs Negeri 1 Wonogiri dalam mewujudkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) kembali ditegaskan melalui ajakan langsung dari Kepala Madrasah kepada seluruh guru dan pegawai. Dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (10 Oktober 2025), Kepala MTsN 1 Wonogiri menekankan pentingnya kesiapan eviden sebagai bukti nyata pelaksanaan program ZI WBK untuk penilaian tahun 2025.
Dalam kesempatan
tersebut, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa pengumpulan eviden bukan hanya
sekadar memenuhi persyaratan administratif, tetapi merupakan cermin perubahan
budaya kerja, tata kelola layanan, serta profesionalitas seluruh aparatur
madrasah. “Eviden bukan sekadar dokumen. Ia adalah bukti bahwa kita bekerja
dengan sistematis, transparan, dan penuh tanggung jawab. Tanpa eviden yang
kuat, apa yang kita lakukan tidak akan terlihat dan diakui,” ujarnya.
Rapat tersebut turut
diikuti oleh ketua dan anggota seluruh pokja ZI WBK, termasuk pokja Manajemen
Perubahan, Pelayanan Publik, Tatalaksana, Pengawasan, serta SDM dan
Akuntabilitas. Masing-masing pokja mendapatkan tugas untuk segera menyusun
daftar kebutuhan eviden, menyiapkan timeline pengumpulan, serta memastikan
setiap kegiatan terdokumentasi dengan baik.
Beberapa poin penting
yang menjadi fokus persiapan antara lain:
Kepala MTsN 1 Wonogiri
juga mengingatkan bahwa persiapan eviden harus dilakukan sejak awal tahun, agar
proses penilaian tidak tergesa-gesa serta dapat dipertanggungjawabkan secara
objektif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK bukan hanya
milik pimpinan, tetapi menjadi kebanggaan seluruh warga madrasah.
Dengan semangat
kebersamaan dan komitmen kuat yang terus dibangun, MTsN 1 Wonogiri optimistis
dapat memperkuat posisi sebagai madrasah berintegritas dan profesional.
Persiapan eviden ZI WBK 2025 ini menjadi langkah awal yang menentukan bagi
madrasah dalam meraih pengakuan sebagai institusi pendidikan yang bersih,
transparan, dan berorientasi pelayanan prima.