1. Pelaksanaan Kegiatan Penguatan Komitmen dan Karakter
MTs Negeri 1 Wonogiri menyelenggarakan kegiatan Penguatan Komitmen dan Karakter bagi guru dan pegawai berstatus PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) serta CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) pada hari Selasa hingga Kamis, tanggal 24–26 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring (luar jaringan) di aula madrasah dengan melibatkan seluruh peserta yang baru saja mengemban tugas sebagai pendidik dan pegawai madrasah. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan awal yang bersifat wajib bagi seluruh aparatur yang akan mengabdi di lingkungan madrasah, guna menyatukan visi, memperkuat komitmen, dan membentuk karakter yang selaras dengan nilai-nilai organisasi. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi pondasi awal yang kuat dalam mewujudkan lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan penuh dedikasi.
2. Pembukaan Resmi oleh Kepala Madrasah
Kegiatan Penguatan Komitmen dan Karakter secara resmi dibuka oleh Kepala MTs Negeri 1 Wonogiri, Bapak H. Kusun Dahari, S.Pd.I., M.S.I., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas, loyalitas, dan semangat pengabdian. Beliau menyampaikan bahwa setiap guru dan pegawai madrasah tidak hanya dituntut untuk melaksanakan tugas administrasi dan akademik semata, melainkan juga menjadi teladan dalam bersikap, berperilaku, serta berkontribusi aktif dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan kebangsaan. Pembukaan yang dilaksanakan dengan khidmat ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta, menandai dimulainya rangkaian kegiatan yang sarat akan nilai pembelajaran dan pembentukan karakter.
3. Materi Pembinaan dan Pemateri Kompeten
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta kegiatan mendapatkan materi-materi pembinaan yang disusun secara sistematis dan disampaikan oleh narasumber yang kompeten di bidangnya. Materi yang diberikan mencakup topik tentang etika profesi ASN, integritas pribadi dan organisasi, budaya kerja produktif, pelayanan publik yang humanis, serta peningkatan kedisiplinan dalam bekerja. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan teori, tetapi juga diajak untuk melakukan refleksi nilai, diskusi kelompok, serta simulasi situasi kerja nyata yang akan dihadapi di lingkungan madrasah. Dengan pendekatan yang interaktif dan menyeluruh, peserta diharapkan mampu memahami esensi pengabdian sebagai aparatur negara sekaligus pendidik yang berfungsi membina karakter peserta didik.
4. Tujuan dan Manfaat Kegiatan
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membentuk pribadi guru dan pegawai madrasah yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam hal moral dan etika kerja. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menanamkan nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara, seperti integritas, akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan antikorupsi. Manfaat jangka panjang yang ingin dicapai adalah terciptanya suasana kerja yang harmonis, disiplin, dan produktif, sehingga akan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana awal untuk membangun identitas profesional yang utuh sebagai abdi negara yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian.
5. Harapan terhadap Guru dan Pegawai PPPK–CPNS
Dengan selesainya kegiatan Penguatan Komitmen dan Karakter ini, pihak madrasah berharap agar seluruh guru dan pegawai berstatus PPPK maupun CPNS dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan semangat baru dan penuh kesadaran. Mereka diharapkan menjadi pribadi yang mampu menjaga nama baik madrasah, mematuhi aturan yang berlaku, serta memberikan pelayanan terbaik dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini tidak hanya sebagai pemenuhan administratif semata, tetapi sebagai titik awal dari proses pembentukan karakter yang akan melekat sepanjang masa pengabdian mereka. Dengan bekal yang telah diperoleh, para peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan madrasah yang unggul, bermartabat, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.