πŸ“ Jl. Tandon Giriwono Wonogiri πŸ“ž (0273) 3218399 βœ‰ mtsn1wonogiri@gmail.com
Detail Berita

Belajar Ikhlas dan Berbagi, Semangat Idul Adha Warnai MTs Negeri 1 Wonogiri

Keagamaan πŸ“… 29 May 2026 πŸ‘οΈ 94 views ✍ Admin Matsagiri
Belajar Ikhlas dan Berbagi, Semangat Idul Adha Warnai MTs Negeri 1 Wonogiri

Pembukaan Kegiatan Idul adha

MTs Negeri 1 Wonogiri menyelenggarakan kegiatan peringatan Idul adha 1447 H pada Jumat, 29 Mei 2026, di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh warga madrasah dengan penuh antusias. Suasana kebersamaan tampak sejak awal acara dimulai. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Nilai religius dan sosial sangat terasa dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Bapak Hadi Priyono, S.Pd., selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan.β€œKegiatan Idul,adha mengajarkan pentingnya keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujar Bapak Hadi Priyono, S.Pd.Sambutan tersebut memberikan motivasi kepada peserta didik untuk meningkatkan rasa empati terhadap sesama. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Peringatan Idul adha tahun ini menjadi salah satu kegiatan keagamaan yang memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik. Mereka tidak hanya mempelajari teori tentang kurban, tetapi juga menyaksikan pelaksanaan ibadah kurban secara langsung. Kegiatan tersebut menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, dan kepedulian sosial. Peserta didik tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Semangat kebersamaan terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.

2. Penyerahan dan Penyembelihan Hewan Kurban

Setelah pembukaan selesai, dilakukan penyerahan hewan kurban berupa sapi dari peserta didik kepada guru. Penyerahan tersebut diwakili oleh Nafeesa Edlyin selaku Ketua OSIM MTs Negeri 1 Wonogiri. Prosesi penyerahan berlangsung dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab. Seluruh peserta menyaksikan kegiatan tersebut dengan tertib. Penyerahan hewan kurban menjadi simbol kebersamaan antara peserta didik dan guru.

Hewan kurban yang disiapkan terdiri atas sapi dan kambing. Seluruh hewan kurban berada dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih. Persiapan kegiatan dilakukan dengan baik oleh panitia kurban. Kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan rasa syukur.

Proses penyembelihan hewan kurban dipimpin oleh Bapak Latip Rosiana, S.Pd.I. Penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam dengan memperhatikan kebersihan dan ketertiban. Seluruh panitia bekerja sama agar kegiatan berjalan lancar. Peserta didik menyaksikan proses penyembelihan dengan tertib. Kegiatan tersebut memberikan pembelajaran nyata mengenai tata cara pelaksanaan kurban.

3. Pemotongan dan Pengemasan Daging Kurban

Setelah proses penyembelihan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan daging kurban. Bapak/Ibu guru bersama anggota OSIM bekerja sama dalam melaksanakan tugas tersebut. Anggota PMR dan Pramuka juga turut membantu jalannya kegiatan. Suasana gotong royong tampak jelas selama proses pemotongan berlangsung. Seluruh peserta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Pemotongan daging dan tulang dilakukan secara bersama-sama oleh panitia kurban. Daging kurban dipotong dengan rapi agar mudah dikemas dan dibagikan. Seluruh panitia saling membantu demi kelancaran kegiatan. Kebersamaan dan kekompakan terlihat selama proses berlangsung. Kegiatan tersebut berjalan dengan tertib dan lancar.

Anggota PMR membantu menjaga kebersihan area kegiatan selama proses berlangsung. Anggota Pramuka membantu mengatur perlengkapan dan mendistribusikan kebutuhan panitia. Seluruh peserta bekerja sesuai dengan tugas masing-masing. Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib hingga selesai. Semangat kerja sama terlihat dalam setiap proses kegiatan.

4. Pembagian Daging dan Nilai Kebersamaan

Daging kurban yang telah dipotong kemudian dikemas dengan rapi oleh panitia. Pembagian dilakukan secara adil kepada pihak yang berhak menerima. Seluruh panitia bekerja dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Proses pembagian berlangsung tertib tanpa kendala berarti. Kegiatan tersebut mencerminkan nilai kepedulian sosial terhadap sesama.

Kegiatan kurban di MTs Negeri 1 Wonogiri menjadi sarana pembelajaran karakter bagi peserta didik. Mereka belajar mengenai arti pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Selain itu, peserta didik juga belajar pentingnya bekerja sama dalam sebuah kegiatan. Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Nilai-nilai positif diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain sebagai kegiatan keagamaan, peringatan Idul adha juga menjadi ajang mempererat hubungan antarsiswa dan guru. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana kekeluargaan di lingkungan madrasah. Seluruh warga madrasah tampak saling membantu selama kegiatan berlangsung. Kegiatan tersebut memperkuat rasa persaudaraan di lingkungan sekolah. Suasana hangat dan harmonis terlihat sepanjang acara.

5. Penutup dan Harapan Kegiatan

Peserta didik menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab selama kegiatan berlangsung. Mereka mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh semangat. Setiap peserta menjalankan tugas sesuai arahan panitia. Sikap kerja sama dan kepedulian sosial terlihat dalam setiap kegiatan. Hal tersebut menunjukkan karakter positif peserta didik MTs Negeri 1 Wonogiri.

Kegiatan Idul adha 1447 H berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga akhir acara. Cuaca yang cerah turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Seluruh panitia bekerja sama dengan baik demi kesuksesan acara. Kegiatan tersebut meninggalkan kesan positif bagi seluruh warga madrasah.

Melalui kegiatan peringatan Idul adha ini, MTs Negeri 1 Wonogiri berharap dapat menanamkan nilai religius, sosial, dan kebersamaan kepada peserta didik. Kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat karakter peserta didik agar menjadi generasi yang peduli terhadap sesama. Semangat berbagi dan gotong royong diharapkan terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari. Seluruh warga madrasah diharapkan dapat mengambil hikmah dari kegiatan tersebut. Peringatan Iduladha menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan di lingkungan madrasah.

πŸ’¬ Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

✍️ Tulis Komentar

Maksimal 500 karakter. Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu.

Cari Berita