πŸ“ Jl. Tandon Giriwono Wonogiri πŸ“ž (0273) 3218399 βœ‰ mtsn1wonogiri@gmail.com
Detail Berita

Batik Lurik Menyatukan Langkah, MTsN 1 Wonogiri Semarakkan Pawai Budaya 2026

Kegiatan πŸ“… 17 Aug 2026 πŸ‘οΈ 13 views ✍ Admin Matsagiri

Pelaksanaan Pawai Budaya Wonogiri 2026

MTsN 1 Wonogiri turut berpartisipasi dalam Pawai Budaya Wonogiri yang diselenggarakan pada Selasa, 18 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 dan berlangsung hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.

Pawai budaya menjadi salah satu agenda yang bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan budaya daerah. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarlembaga pendidikan, khususnya madrasah di lingkungan Kabupaten Wonogiri.

Susunan Panitia Kegiatan

Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Bapak H. Kusun Dahari, S.Pd.I., M.S.I., selaku Kepala MTsN 1 Wonogiri. Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh Bapak Hadi Priyono, S.Pd., sebagai ketua panitia yang bertugas mengatur seluruh rangkaian kegiatan.

Ibu Tintien Sulistyowati, S.E., bertugas sebagai sekretaris yang bertanggung jawab dalam bidang administrasi. Sementara itu, Ibu Rini Supraptini, S.Pd., bertugas sebagai bendahara yang mengelola berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan keuangan kegiatan.

Kepanitiaan juga didukung oleh Bapak Warno, S.Pd., sebagai seksi pembawa acara, Bapak Faqih Abdul Bashir, S.Pd., sebagai koordinator pasukan bendera, Bapak Lis Setiyanto, S.E., sebagai seksi transportasi dan perlengkapan, Ibu Sri Sundari, S.Pd., sebagai seksi P3K, serta Dra. Hj. Sri Aenny sebagai seksi konsumsi.

Rute dan Peserta Kegiatan

Rute pawai dimulai dari Lapangan Sukorejo dan berakhir di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri. Seluruh peserta mengikuti rute yang telah ditentukan dengan tertib dan penuh semangat.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Bapak/Ibu Guru serta siswa kelas IX MTsN 1 Wonogiri. Keikutsertaan seluruh warga madrasah menunjukkan semangat kebersamaan dalam mendukung kegiatan pelestarian budaya.

Partisipasi siswa dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran di luar kelas. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik dapat mengenal budaya secara lebih dekat dan memahami pentingnya menjaga warisan budaya daerah.

Batik Lurik sebagai Identitas Budaya

Seluruh peserta mengenakan busana bernuansa batik lurik sebagai identitas dalam pelaksanaan pawai budaya. Pemilihan batik lurik menjadi simbol penghormatan terhadap budaya yang telah berkembang di tengah masyarakat.

Batik lurik tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung nilai filosofis yang mencerminkan kesederhanaan, kebersamaan, dan persatuan. Oleh karena itu, penggunaan batik lurik dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelestarian budaya.

Busana yang dikenakan oleh seluruh peserta juga menciptakan suasana yang harmonis dan mencerminkan kekayaan budaya Indonesia. Penampilan yang seragam semakin memperkuat identitas MTsN 1 Wonogiri dalam kegiatan tersebut.

Pelestarian Budaya melalui Dunia Pendidikan

Madrasah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada peserta didik. Oleh karena itu, keterlibatan MTsN 1 Wonogiri dalam Pawai Budaya Wonogiri menjadi salah satu bentuk implementasi pendidikan berbasis karakter.

Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk menghargai keberagaman budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecintaan terhadap budaya.

Kegiatan pawai budaya juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah. Dengan mengenal budaya sejak dini, diharapkan peserta didik mampu menjaga dan melestarikannya pada masa yang akan datang.

Partisipasi MTsN 1 Wonogiri dalam Pawai Budaya Wonogiri 2026 menjadi bukti nyata bahwa budaya dapat dilestarikan melalui kebersamaan, kerja sama, dan keterlibatan seluruh warga madrasah. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang berharga sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus mencintai budaya bangsa.

πŸ’¬ Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

✍️ Tulis Komentar

Maksimal 500 karakter. Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu.

Cari Berita